Bacalah ketika lelah membaca kehidupan 20
Terlahir sebagai rokok, terinjak sebagai bara
Mungkin sebagian dari kita bukanlah perokok, diluar sana banyak sekali para perokok yang hanya merokok demi melepas lelah, menuangkan resah, dan mencari inspirasi dari rokok itu. Beranjak dari rokok yang membahayakan kesehatan menurut para pakar kesehatan, rokok sebatang yang mengandung nikotin dan tar membuat perokok menjadi candu oleh zat adiktif nya.
Jangan sebut perokok jika belum berhasil menjadi candu, hidup sehat adalah kebaikan dan kebahagiaan tersendiri bagi manusia. Banyak dari kita yang kekurangan dan mencukup-cukupkan segala kebutuhan nya demi hidup esok hari, ketika kamu hidup dengan banyak kesenangan dan kenikmatan sering kali di gunakan untuk hiburan semata yang memuaskan mata dan hati.
Ketika kehidupan mu adalah pemicu kesenangan dan kebahagiaan orang-orang itulah candunya dirimu, terlahir sebagai orang yang dibutuhkan, di perhatikan, di senangi, dan di dambakan. Luput dari adanya takdir dan keberuntungan mu itu kamu pasti merekasan rasa sakit dan resah atas semua kesenangan dan kenikmatan itu, rasa sakit dari kekayaan seperti lupa apa yang dibutuhkan kurang dari apa yang kita udah punya sebagai keinginan, mau tidak mau rasa menyesal itu pasti ada setelah nya.
Euforia menghisap rokok sama aja ketika kamu menikmati apa yang kamu miliki saat ini, apalagi kamu orang penting dan di percaya. Itulah sebabnya mengapa hidup candu ialah tolak ukur dari rasa yang sementara lalu hilang dan terkenang. Pada ujung nya kamu hanyalah butiran yang cepat terhempas dan lenyap saat ada badai menerjang dirimu.
Namun demikian, kamu yang terlahir dengan banyak intelek, kekayaan, kasih sayang, dan kedudukan jangan lupa untuk istirahat dan luangkan sedikit waktu untuk membaca dirimu sebelum terbang hilang dibawa waktu yang datang.


Comments
Post a Comment