Bacalah ketika lelah membaca kehidupan 15
Pecundang yang baik
Hmm, mungkin sedikit kasar tapi ada baiknya, yah apalagi kalau bukan untuk para pecundang.
Siapa yang pecundang? Itulah kalian, pengecut yang hanya bersembunyi di balik rumah, teman, keluarga. Pecundang yang hanya berbicara tanpa suara, membaca dengan telinga, mencium dengan akal.
Ialah pecundang, takut bertindak dan terlalu lama berfikir. Terlalu banyak wacana tanpa peduli sesuatu yang nyata, terlalu banyak aturan hingga kemanusiaan hilang.
Memang dunia hari ini, terlalu banyak ketakutan padahal dia sendiri yang memulai itu. Artinya kalau ingin lakukan sesuatu lakukan dengan berani, berani bertindak dan mengambil resiko, wajar ada rasa takut setidaknya kalian baik pada diri kalian yang bersikap pecundang itu.
Entah, ia yang punya pikiran cepat namun malas, entah yang nganggur namun banyak peluang kerja, entah dia yang suka bolos namun biaya terus saja di keluarkan untuk pendidikan nya, yah maklum pecundang.
Ya, penulis pun pecundang, yang hanya bisa menulis tanpa bersuara lalu bertindak nyata. Namun setidaknya kita pecundang yang baik.


Comments
Post a Comment