bacalah ketika lelah membaca kehidupan 4
Keyakinan dalam keraguan
Lah sebentar itu maksudnya gimana? Kok yakin dalam ragu-ragu, cerita nya bagaimana? Kalau yakin, ya yakin, ragu tetep ragu dong. So, melakukan hal yakin ketika ragu-ragu itu bisa juga di sebut keyakinan, soalnya meski dalam hati ragu-ragu, bimbang, di lema tapi dalam kenyataan melakukan hal itu kita yakin. Kok jadi absurd ya?
Seketika hati menyangka "aku ragu deh lakuin itu, ga jadi aja" padahal pikiran kalian kalau melakukan itu akan yakin ke depannya lebih baik, jadi jangan ambil keputusan ragu-ragu, ingat hati jangan jadi penentu segalanya loh, pikirkan kenyataan akan seperti apa, so harus yakin ya.
Seperti halnya lail, seorang yang tak jelas masa depan nya kemana, tapi dia mencari pengalaman kemana-mana, dalam hatinya ragu-ragu memang. Terucap "orang lain mah di rumah belajar, bantu-bantu masyarakat, latihan untuk ujian perkuliahan" akh sudahlah aku memang begini orang nya, yah bisa di bilang ini ke-egoisan ku, pikiran ku tak bisa di bantahkan lagi, aku seorang pengelana yang mencari keyakinan diri sendiri, meski orang lain mampu cinta diri sendiri, aku tidak.
Rumah ke rumah di singgahi, mencari tempat bertahan hidup, belajar dari segala pengalaman yang di rasakan, aku yakin masa depan ku cerah, kalaupun tidak, aku yakin juga pengalaman ku sekarang ini tak ada bisa melakukan nya, aku bersyukur aja, tuhan tidak membiarkan ku hidup sia-sia.
Cerita lail masih berlanjut hingga akhir hayatnya, dia bukan siapa-siapa, modal keyakinan apapun dia jalankan tapi tidak cukup, harus ada kemampuan juga dalam masalah-masalah yang kian berganti datang lalu pergi.
Keyakinan memang perlu kawan, ragu bukan halangan, halangan nya dalam hati kalian yang meragukan diri sendiri, bersyukur itulah diri kalian, terima saja kehendak yang maha kuasa. Apapun hasil perlakuan kita akan menunjukkan berapa keyakinan kita.


Comments
Post a Comment