Kutipan tentang Keindahan

Berangkat dari perkataan;

(ﺇﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺟﻤﻴﻞ ﻳﺤﺐ ﺍﻟﺠﻤﺎﻝ)
Kalau Tuhan Maha Indah dan mencintai keindahan, apakah salah jika kemudian aku mencintaimu?
Keindahan di sini barang misalnya bisa diterjemahkan melalui beragam prespektif, salah satunya; 

(ﺍﻟﺠﻤﻴﻠﺔ ﺇﺫﺍ ﻧﻀﺮﺕ ﺗﺴﺮّﻙ)
"Keindahan adalah ketika kau melihatnya kau merasa bahagia".

Keindahan tak selalu mewah. Dan tolak ukur keindahan di sini tentu saja perasaan bahagia ketika dilihat. Maka Cinta adalah jalan yang paling relevan untuk menemukan keindahan. Sebab, orang kalau sudah benci, sesuatu yang indah secara umum, berbalik menjadi buruk.
Bahkan di salah satu riwayat menyebutkan dengan jelas: 

(ﺧﻴﺮ ﺍﻟﻨﺴﺎﺀ ﻣﻦ ﺗﺴﺮﻙ ﺇﺫﺍ ﺃﺑﺼﺮﺕ)
"Sebaik-baik perempuan adalah yang membuat orang merasa bahagia ketika dilihat".

Kebaikan dan keindahan adalah dua sisi mata uang. Keindahan tidak selalu hadir sebagai sesuatu yang dapat dilihat. Keindahan juga bisa dipahami sebagai tutur kata, termasuk sentuhan.

Sebab kalau keindahan selalu dikaitkan dengan yang terpandang mata, bagaimana nasibnya orang buta yang mencintai?

(ﺗﻔﻜﺮﻭﺍ ﻓﻲ ﺧﻠﻖ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻻ ﺗﺘﻔﻜﺮﻭﺍ ﻓﻲ ﺫﺍﺕ ﺍﻟﻠﻪ)
Kalau manusia diperintah untuk menafakkuri makhluk dan melarang menafakkuri Dzat Tuhan, apakah keliiru jika kemudian aku memikirkan dan mengingatmu sebagai pintu masuk untuk menjumpai-Nya?

Lalu Dengan apa, Bagaimana lagi, aku bisa membuat mu mencintai diriku yang seperti ini?




Comments

Popular Posts