Baik tak selalu benar dan benar tak selalu baik
Pernahkah kalian merasakan apa yang setiap kita lakukan dalam hal kebaikan, itu tak selalu benar dan juga apa yang selalu kita lakukan dalam hal kebenaran, itu tak selalu baik di mata kita sendiri maupun orang lain bagaimana menanggapi situasi ini?
Dalam hidup kita selalu melakukan kebaikan dan kebenaran, selalu merasakan yang kita lakukan dalam hal kebaikan itu adalah kebenaran, padahal belum tentu menurut orang lain bisa saja itu adalah suatu kejahatan atau keburukan bagi semuanya dan kita tidak mengetahui hal tersebut.
Lalu bagaimana mengatasi semua itu?
Yah, sebelum kita membahas bagaimana supaya yang kita lakukan itu adalah kebaikan juga kebenaran. Zaman modern ini manusia sudah berkembang biak dan berpikir luas seluas-luasnya, hingga berpikiran bahwa kita sebagai manusia ini yang diciptakan dari tanah selalu merasa tinggi, setinggi langit padahal pada akhirnya manusia akan lebih rendah dari tanah yaitu di dalam tanah.
Untuk memudahkan pikiran, kita contohkan apa itu baik tak selalu benar? mudahnya saja ketika seseorang menginfakkan sesuatu atau bersedekah mereka mengeluarkan hartanya tapi langsung dengan seluruh hartanya disana kita bisa lihat bahwa yang dia mempunyai istri dan anak-anak dan keluarga dia butuh dinafkahkan, itu memang hal kebaikan menurut dia, tapi kejahatan yang dia lakukan terhadap dirinya sendiri yang dia tidak ketahui Dia mensia-siakan apa itu arti keluarga.
Mungkin lebih simpelnya, ketika dalam kelompok ada 1 orang yang menginginkan semua yang itu bekerja tapi orang-orang yang di dalam kelompok itu kebingungan sebab ketika ingin bekerja 1 orang tersebut melakukan semua pekerjaan orang-orang yang ada dalam kelompok itu. Di situ yang dia lakukan adalah hal yang baik untuk kelompoknya tapi itu bukanlah kebenaran karena itulah makna dari judul yang saya buat, Hehehe.
Apa itu benar tak selalu baik?
Teman-teman, dari penjelasan di atas benar dan baik itu sangatlah berbeda dan sekarang kita bahas apa itu benar tak selalu baik? Memangnya ada?
Yah, dalam mengatasi hidupan sehari-hari kita perlu menanyakan seseorang, kita perlu mencurahkan hati kita, meminta orang lain untuk mengatasi permasalahan kita, membantu orang lain mengatasi supaya lebih mudah.
Untuk lebih jelasnya, suatu waktu kita mengejek seseorang yang lebih besar dari kita khususnya pada bagian perutnya kita mengatakan kepada dia "hei gendut" di sana adalah fakta bahwa dia memang benar gendut dan di sanalah kebenaran tapi itu bukanlah hal yang baik, benar tidak?
Kawan, terkadang yang kita lakukan bukanlah hal membosankan, dan ingin dipandang orang lain benarkah begitu? meskipun tidak sesuai dengan jati diri kita, yah, hidup penuh dengan teka-teki kawan, jangan menyerah, kita ubah, jangan pasrah dengan situasi sekarang kita ubah lagi, lagi, lagi terus dan lagi sampai takdir yang menentukan kemana arah kita kemana tujuan kita apa yang kita harus lakukan untuk dunia ini.
Semoga kalian bisa menemukan yang kalian lakukan itu bisa membuahkan hal yang baik maupun benar.
والله اعلم بالصّواب


Syhaf kagum pak
ReplyDeletemantap mall
ReplyDeleteHaha siap semangat juga yaa🤗
ReplyDeleteTerus menulis dan berkarya
ReplyDelete